[Review K-Drama] Soul Mechanic/Fix You (2020)



Sejak mendengar beberapa member Day6 dan member Kpop Idol lain mengalami gejala depresi dan gangguan kecemasan, ditambah aku sendiri pernah mengalami rasa depresi pasca melahirkan, aku jadi penasaran dan ikut belajar tentang isu kesehatan mental yang saat ini ternyata masih banyak diabaikan.

Profile Drama


Judul : Soul Mechanic/ Fix You 
Tahun : 2020
Periode Tayang : 6 Mei 2020
Genre : Drama, Medis, Romansa
Jumlah Episode : 32
Sutradara : Yoo Hyun Ki
Penulis : Lee Hyang Hee
Pemeran Utama : Shin Ha Kyun, Jung So Min

The Reason I Watch


Selain alasan tentang isu kesehatan mental yang saat ini mendapat perhatian, alasanku menonton drama ini adalah pemain senior beradu akting jadi satu. Mereka adalah Shin Ha Kyun, Park Ye Jin dan Tae In Ho. Shin Ha Kyun, aktor senior yang sudah menyabet beberapa penghargaan dan baru-baru ini Shin Ha Kyun juga mendapatkan penghargaan sebagai Aktor Terbaik dalam film Inseparable Bros tahun 2019. Tidak menyangka juga kalau ternyata Shin Ha Kyun mantan pacar aktris Kim Go Eun hehe. Park Ye Jin, yang dikenal sebagai Chu-lin dalam serial drama Dae Jo Yeong. Dia juga sempat masuk di salah satu nominasi penghargaan Film Blue Dragon kategori aktris pendatang baru terbaik walau tidak menang. Sedangkan Tae In Ho juga sempat masuk di nominasi Baeksang Award 2016 kategori Film aktor populer untuk film Shadow Island.


Aku juga tertarik dengan tokoh karakter utama yang diceritakan memiliki gangguan kepribadian ambang batas yang memiliki emosi tidak stabil serta memiliki kecenderungan untuk menyakiti dirinya. Rasanya seperti berkaca kepada diri sendiri hihi karena aku pun memiliki emosi yang labil bahkan sampai membanting benda apa saja di hadapanku sampai teman-teman menjauhiku karena aku dianggap bermasalah, dulunya, namun aku belum tau pasti apa aku juga mengidap jenis penyakit seperti ini. Hanya saja melihat tokoh Han Woo Joo ini seperti aku melihat diriku yang pernah seperti itu.



Sinopsis Singkat

Soul Mechanic menceritakan tentang para psikiater yang lebih percaya "penyembuhan" daripada "pengobatan" untuk pasiennya. Lee Shi-joon (Shin Ha-kyun) adalah seorang psikiater yang akan melakukan apa saja untuk merawat pasiennya. Ia berusaha menyembuhkan semua pasien-pasien yang datang kepadanya, orang-orang yang berusaha menyembuhkan luka emosional dan masing-masing dari mereka mencoba menemukan kebahagiaan yang hakiki. Ia bertemu Han Woo-joo (Jung So-min), seorang aktris musikal yang sedang naik daun yang memiliki masalah kesehatan mental.

Di balik sikap Lee Shi Joon yang sangat menyayangi pasien dan memandang mereka sebagai sahabat, ternyata ia memiliki trauma dan luka batin yang dalam. Dia pernah memiliki pasien seperti Han Woo Joo dengan penyakit mental yang sama namun meninggal karena bunuh diri. Melihat Han Woo Joo, Lee Shi Joon tetap bersikeras akan berusaha menyembuhkan dirinya.

Karakter

Han Woo Joo, aktris musikal yang ceria namun dibalik keceriaan itu ia ternyata memiliki masa lalu kelam hingga menyadari ia mengidap gangguan ambang batas.

Lee Shi Joon, anak dari Dokter spesialis bedah Lee Tae Kyung. Walaupun seorang dokter psikiater, namun Lee Shi Joon juga 'bermasalah' dengan dirinya sendiri. Ayahnya sendiri memiliki penyakit demensia.

Review Jalan Cerita

Drama Soul Mechanic ini memiliki cerita mengalir layaknya drama korea bertema medis lainnya. Tiap episode menyajikan berbagai kasus masalah psikologis yang dialami dari berbagai rentang usia dan profesi. Episode dibuka dengan penampilan Han Woo Joo yang menerima penghargaan namun dikacaukan dengan kedatangan polisi gadungan yang ternyata adalah pasien dari Dokter Lee Shi Joon. Han Woo Joo marah dan menjadi berontak. Atas kejadian itu ia dipandang sebelah mata dan dianggap sebagai 'aktris bermasalah'.

Menceritakan Berbagai Kondisi Psikis Manusia

Berbagai jenis penyakit mental manusia dijelaskan dalam drama dengan durasi 30 menit per episode ini. Mulai dari gejala somatis, gangguan emosi intern, PTSD (gangguan pasca trauma), parafilia, dll. Siapa yang menyangka bahkan gejala psikis itu menimpa siapa saja tanpa terkecuali.



Dokter yang Eksentrik


Lee Shi Joon memiliki cara tersendiri dalam mengobati pasiennya. Ia melakukan berbagai pendekatan secara emosional kepada pasiennya. Ia memiliki berbagai macam cara unik untuk mengatasi pasiennya termasuk calon pasien yang tidak mau terapi. Lee Shi Joon juga memiliki saluran Podcast untuk menyampaikan ilmu tentang psikologis kepada pendengar.


Luka Masa Lalu


Telah dijelaskan di awal bahwa karakter utama sama-sama memiliki luka masa lalu. Han Woo Joo ditinggal oleh orangtua kandungnya di panti asuhan lalu diangkat oleh keluarga baru. Namun ia selalu dianggap anak membawa sial oleh keluarga barunya karena sifatnya yang pemarah.

Dokter Lee Shi Joon juga memiliki trauma psikis. Awalnya saat 8 tahun lalu ia ditinggalkan oleh kekasihnya yang memiliki gangguan kepribadian ambang batas yang sangat mirip dengan Han Woo Joo. Ayah Lee Shi Joon sendiri mengalami demensia dan harus dirawat di perawatan khusus. Ibu Lee Shi Joon sendiri pergi dari kehidupannya karena ayahnya sangat kolot dan keras.


Generasi Tua vs Generasi Muda


Drama ini juga menceritakan lingkup rumah sakit dari generasi tua (para dokter senior) dan generasi muda (para dokter magang). Mereka bersahabat namun sangat profesional. Walau dalam pekerjaan mereka berbeda strata bahkan berbeda pemikiran sudut pandang, namun di luar itu mereka tetap solid dan tidak bermusuhan. 



Persahabatan Solid

Persahabatan yang digambarkan antar dokter sangat solid bahkan saling menjadi dokter untuk temannya karena kuatir akan ada hal buruk menimpa temannya.

Persahabatan erat juga dirasakan oleh Han Woo Joo. Ia memiliki satu-satunya sahabat yang menerima dia apa adanya dengan segala depresi yang dideritanya walau mereka sering berantem tapi mereka selalu berbaikan kembali. Sahabat terkadang lebih dekat dari saudara ya :') 



Bagi yang menyukai drama medis aku menyarankan drama ini layak kamu tonton. Tapi bagi penyuka drama romansa dengan segala keuwuannya, drama ini mungkin kurang diminati karena sangat sedikit romansanya. Bahkan cerita cintanya sangat dewasa, bukan dewasa konotasi buruk, tapi cinta yang benar-benar support satu sama lain, mengakui dan menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Aku suka cara Han Woo Joo jujur menyukai Lee Shi Joon dengan sikapnya yang tetap ceria. By the way, gaps mereka juga jauh banget sekitar 15 tahun, tapi abaikan lah usia itu ya, chemistry mereka lumayan kok. Akting Jung So Min sebagai Han Woo Joo patut diacungi jempol, ekspresi marahnya dapet banget.

Drama ini alurnya sangat ringan, nggak mesti mikir berat. Bahkan bisa menambah wawasan tentang penyakit psikis dan teknik menghadapinya. Endingnya juga nyenengin, di mana akhirnya didirikan Pusat Psikiater khusus dan Lee Shi Joon sebagai direkturnya mengembangkan pelayanan psikiater dengan klinik psikiatri berjalan.

What I Learn


Gangguan Kesehatan Mental Menyerang Siapa Saja


Gangguan kesehatan mental memang dapat menyerang siapa saja, di mana saja, dan kapan saja entah remaja, dewasa hingga tua.

Mental Health Awareness


Mengetahui gejala depresi lebih cepat lebih baik. Patahkan stigma bahwa ke psikiater disebut gila.

Waktu Sangat Berharga

Diceritakan bahwa ayah Lee Shi Joon tidak pernah dekat secara emosional dengan anaknya sendiri, bahkan ke taman bermain saat anak-anak pun tidak. Pada akhirnya ia menyesal karena tidak meluangkan waktu sama sekali untuk anaknya karena yang ia pikirkan hanya mencari kesuksesan. Ini sebagai pengingat bagi orang tua agar selalu menyediakan waktu untuk anak. 

Self Love

Penyakit mental bisa disembuhkan dengan cepat apabila ada penerimaan dari diri sendiri dan mengenal lebih dalam ke diri sendiri, apa impian dan apa yang dicitakan. 



Rating

Rating drama Soul Mechanic ini memang rendah. Di akhir episode hanya menyentuh angka 2 % dan termasuk drama underrated kalau menurutku. 

Penyembuhan dimulai saat kamu mengakui penyakitmu. Momen pemulihan sepenuhnya benar-benar ada. Ada syarat untuk pulih. Kamu tidak boleh memaksa diri untuk sembuh dari luka. Menerima, menerima, dan mencintai luka itu. Tiap luka kita akan menjadi peta kehidupan kita. Alih-alih menyembuhkan, bagaimana bila kita mencoba menerima, karena luka kita seperti GPS di kehidupan kita. -Lee Shi Joon-
 Jember, Juni 2020

Sumber gambar : hancinema.net

2 komentar:

  1. Uwwooo reviewnya mantep banget kak Anggi!
    Baca ini jadi pengen nonton seriesnya juga.
    Dari semua artis yang main di series ini, aku cuma familiar sama si Jung So Min saja hahaha soalnya dulu sempet beberapa kali nonton series yang dia perankan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kak, saya juga familiar sama Jung So Min aja hihi.. ternyata yang senior nggak kalah bagus aktingnya

      Hapus