[Review K-Drama] Find Me in Your Memory (2020)



Sejak drama Korea fenomenal Crash Landing on You (CLOY) tamat awal 2020 lalu, aku belum ngikutin drama on going lagi setelahnya. Hy Bye Mama, Itaewon Class, The Weather is Fine, lewat aja kayak jalan tol. Entah ya belum ada mood aja untuk nonton dan karena di menfess kdrama (akun twitter pecinta drama korea) terlalu banyak dibahas dan bahkan banyak spoiler, jadi bikin males sendiri buat ngelanjutin. Setelah menyeleksi beberapa drama baru di VIU, aku jatuh hati pada drama Find Me in Your Memory.

Profile Drama

Judul : Find Me in Your Memory (Memoirs of the Man)
Tahun : 2020
Periode Tayang : 18 Maret 2020 - 13 Mei 2020
Genre : Melodrama, Fantasi, Romance
Jumlah episode : 32
Sutradara : Oh Hyun-joong, Yoon Ji-hyun
Penulis : Kim Yoon-joo, Yoon Ji-Hyun
Pemeran Utama : Kim Dong-wook, Moon Ga-young

The Reason I Watch

Aku tipe penonton drama Korea yang agak rewel sekarang. Kalau dulu sukanya yang berdarah-darah, menantang, thriller, fantasy. Kalau sekarang lebih suka drama agak santai tapi juga bukan tempo yang lambat. Alur percintaan juga suka yang pas, nggak terlalu banyak adegan kissingnya. Genre fantasy juga maunya yang nggak terlalu banyak mikir. Pokoknya ribet! Nah, melihat sinopsis dari drama ini, ada pengetahuan yang diangkat, soal hyperthymesia, dan para pemain yang mumpuni maka aku tertarik untuk menonton drama Find Me In Your Memory ini. Berdasar feeling juga sih, dan aku merasa yakin kalau drama ini genre drama yang aku mau. Ditambah poster mereka yang seperti "healing" banget dengan jalan berdua di bawah salju turun perlahan, udah ngebayangin ceritanya gimana.

Sinopsis Singkat

Bukan drama Korea namanya kalau bukan menonton sambil menambah wawasan. Drama Korea selalu mengangkat isu-isu terkini dan punya tema sendiri, mulai dari dunia kedokteran, hukum, pernikahan, sekolah dan kali ini tentang sekian kalinya membahas tentang psikologi, Hyperthymesia

Lee Jeong Hoon adalah pembawa acara berita yang memiliki peringkat tertinggi. Wajah tampan Jeong Hoon dan sosok tubuh yang sempurna membuatnya terlihat bagus dalam setelan jas. Tidak seperti penampilannya yang lembut, dia tiba-tiba menjadi tiran dan mulai mengajukan pertanyaan agresif kepada siapa pun itu.  Hyperthymesia membuatnya mengingat setiap hal yang terjadi dalam 365 hari setahun sejak masa kecilnya. Dia tidak bisa melupakan ingatan wanita yang dia cintai, Seo Yeon, yang meninggal 8 tahun yang lalu. Kemudian suatu hari seorang bintang yang sedang naik daun yang menarik perhatian semua orang, Yeo Ha Jin, muncul di depan Jeong Hoon pada saat itu. Terlepas dari semua perhatian, Ha Jin tidak goyah dan menjaga kepercayaan dirinya. Namun, dia memiliki rahasia bahwa ingatannya memudar. Pria yang tidak bisa melupakan dan wanita yang ingatannya memudar. Akankah mereka dapat mengatasi kesulitan mereka, saling memahami, dan jatuh cinta pada akhirnya?

Apa itu Hyperthymesia?

Aku coba ulas sedikit tentang hyperthymesia ini yah. Hyperthymesia berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani. Yaitu thymesis yang artinya mengingat dan hyper yang artinya terlalu banyak. Sindrom hyperthymesia ini bisa dibilang seseorang yang punya ingatan selama riwayat hidupnya. Pengidap hyperthymesia memiliki kemampuan untuk memberikan penjelasan detail mengenai apa yang dilihat, didengar, maupun dirasakan sepanjang hidup baik yang indah maupun buruk. Bahkan ingatan dari kata-kata maupun kalimat yang dibaca dari sebuah buku juga bisa diingat dengan baik, bahkan setelah puluhan tahun berlalu. Wow coba punya daya ingat super gini yah, mungkin matematikaku dapat 100 terus di sekolah karena hapal rumus hahahahh. Eh tapi, gimana tuh kalau kamu misalnya punya daya ingat super gini, terus keingat terus sama kenangan mantan hahaha haduh amit-amit. Syukurnya sih hyperthymesia ini termasuk penyakit langka. Jadi manusia normal nggak perlu mengingat sesuatu yang nggak penting. 

Character

Lee Jeong Hoon (Anchor Lee), seorang jurnalis yang idealis dan menegakkan kejujuran selalu dapat diandalkan, dingin dan misterius juga tipe pengayom dan menjadi hangat bila sudah menemukan cintanya.

Yeo Ha Jin, artis populer dengan karakter ceria dan selalu jujur dengan apa yang dirasakannya. Ia juga selalu berusaha berpikir positif atas kejadian buruk yang selalu menimpa dirinya.

Review Jalan Cerita

Dari awal episode sudah terlihat inti dari cerita yaitu seorang reporter yang dengan mudah menghapal script berita tanpa harus melihat layar teks dan seorang artis terkenal yang ceria dan berkepribadian positif namun tidak menyadari bahwa ada sesuatu dalam dirinya yang 'hilang'. Kisah masa lalu mereka pun diungkap dan saling terhubung satu dengan yang lain.

Aku pribadi sangat menikmati alur cerita yang terbagi menjadi 30 menit per episode ini. Nggak bosan walau maraton sekalipun, eeh tau-tau episode udah habis. Aku suka cerita dengan usia pemeran utamanya yang jauh kayak gini, Moon Ga Young line 96 dan Kim Dong Wook line 83. Itu kayak ngingetin aku sendiri yang punya usia jauh sama suamiku, sekitar 8 tahun hehe. Oh iya aku belum pernah sama sekali melihat drama lain dari mereka, jadi ini drama mereka yang pertama kali aku ikuti. Walau terpaut usia jauh, chemistry mereka dapet banget. Karakter Anchor Lee dan si artis Ha Jin yang bertolak belakang bikin gemeusss. Anchor Lee yang dingin kayak es, kaku di mix sama karakter Ha Jin yang polos, jujur apa adanya dan suka kepedean berpikir kalau Anchor Lee suka sama dia di awal episode ini bikin senyum-senyum sendiri. Ibarat kalau di Indonesia ini pewarta terkenal seperti Najwa Shihab, dan kalau artisnya mirip Syahrini yang walau banyak haters tapi tetep nggak terlalu memusingkan itu dan tetap happy.


Karakter Ha Jin mengingatkanku sama peran Ju Ji Hyun di drama My Love From the Star yang berperan sebagai artis juga, cerewet dan ceplas ceplos. Dari fashion dan gesture karakter Ha Jin emang dapet banget sih, namanya aja artis pasti memakai pakaian glamour, modis dan make up simple tapi cantik, duh Moon Ga Young makin kelihatan mature dan cantik gitu.


Dalam cerita juga diulas kehidupan Ha Jin sebagai seorang artis yang banci medsos. Adiknya bertindak sebagai manajer yang handal dan bisa mencegah Ha Jin yang suka berbuat semaunya, ada skandal yang akhirnya selalu 'digoreng' sama media, ada kisah tentang sesama artis yang iri akan popularitas Ha Jin, fans yang awalnya haters tapi jadi cinta sama Ha Jin. Ya samalah seperti kita sebagai penikmat drama Korea, ada yang suka sama artisnya, ada yang benci tapi ngikutin beritanya terus yang secara nggak langsung malah jadi fans sejati :)


Nonton drama ini, hatiku ikut terombang-ambing dan ikut gemes dengan tarik ulur hubungan Anchor Lee pada Ha Jin. Ketika Anchor Lee mulai baik sama Ha Jin eeh dia bisa berubah dingin lagi. Ketika ada moment manis Yeo Ha Jin dan Lee Jeong Hoon, tiba-tiba berubah lagi jadi cerita sedih. Secepat ituuuu. Drama ini dibumbui sedikit thriller dan penonton ikut dibawa menebak-nebak siapa dalang dibalik teror yang diterima oleh Anchor Lee yang dapat membahayakan Yeo Ha Jin. Berhubungan dengan kisah masa lalunya atau tidak. Tangis makin pecah saat Anchor Lee ditinggal ibunya untuk selamanya. Sangat terasa pedihnya, tatapan nanarnya dan linglungnya. Rasanya seperti pingin ikut peluk Anchor Lee :') 

Adegan romance mereka terbilang nggak grusah-grusuh, karena hubungan mereka terjalin pada awalnya hanya dengan status pacaran palsu yang kisahnya dibuat sendiri oleh Yeo Ha Jin untuk 'membalas dendam' perlakuan buruk Anchor Lee kepadanya. Namun hubungan mereka terus berlanjut hingga akhirnya hubungan palsu itu menjadi bias. Romansa mereka bahkan cenderung intens dan bertahap. Mulai dari saling tatap aja, menggenggam tangan dikit dan seperlunya aja tapi tetep bikin hati penonton ambyar, uwuwuwu.


Di balik Memory Couple -sebutan couple untuk Anchor Lee & Yeo Ha Jin- yang dingin, ada couple 'somplak' yang menyegarkan drama ini. 


Ialah Lee Jin Hyuk as Reporter Jo dan Kim Seul Gi as Ha Jin Manager yang punya karakter berbeda pula, satunya lembek, satunya strong banget. Scene mereka lucu dan menggemaskan, apalagi Lee Jin Hyuk kenapa kiyowo sekaliihhhh... Drama ini adalah drama pertama dari Lee Jin Hyuk, tapi di sini dia punya scene yang lumayan banyak juga sebagai karakter pendukung.

Mendekati akhir cerita, emosi penonton masih dibuat teraduk-aduk oleh cerita percintaan Yeo Ha Jin dan Anchor Lee padahal mereka sudah berjanji untuk tidak saling meninggalkan. Yang bikin gemes juga nih kebucinan mereka terhadap pasangan. Awalnya Yeo Ha Jin yang sikapnya petrusjakandor, alias pepet terus jangan kasih kendor, sampai akhirnya Anchor Lee luluh dengan perlahan. Anchor Lee mulai 'manut' aja sama Yeo Ha Jin, disuruh beli teh madu mau aja, pokoknya jadi mendadak bucin tapi mengayomi hahaha (opo ikii). Ketika Yeo Ha Jin kembali galau dengan hubungan mereka, Anchor Lee malah balik 'ngejar' dan caper banget sama Yeo Ha Jin dan karakternya mendadak berubah menjadi 180 derajat. Gimana enggak? Dari awal karakter Anchor Lee yang dingin dan kaku berubah jadi ceriwis dan berisik demi mendapat perhatian Yeo Ha Jin, kwkwk. Asliiii berisik banget jadi banyak omong. Kegigihan Anchor Lee untuk mendapat cinta Yeo Ha Jin lagi membuahkan hasil. Mereka berbaikan walau akhirnya juga berpisah karena keadaan. Bagian ini aku juga ikut nyesek sih, karena kasihan aja sama Anchor Lee yang udah ditinggalkan berkali-kali dengan orang tersayang. Udahlah ingatan terlalu tajam eeeh kenangannya banyak pahitnya.

Menurutku cara penulis menyelesaikan permasalahan tiap karakter dalam drama juga pas dan masuk akal. Juga tidak hanya plot pemeran utama yang diunggulkan tapi juga plot karakter pendukung dan kehidupan pribadinya juga diceritakan secara bertahap. Sebenarnya juga banyak adegan klise yang udah pernah disuguhkan dalam genre romance, dan awal konflik dari "kepura-puraan" lalu jadi cinta beneran udah pernah ada dari judul drama lain, tapi entah kenapa aku melihatnya nggak bosan, mungkin karena chemistry para pemeran utama yang berhasil dibangun. 

Editing/Lighting

Pallete warna yang dipilih dalam drama ini cenderung warm dengan warna-warna aesthetic dan penuh makna. Anchor Lee dengan cahaya biru dan suram  melambangkan pribadinya yang cenderung introvert sedangkan Yeo Ha Jin dengan cahaya kuning terang melambangkan pribadinya yang ceria. Bisa dilihat gambar di atas adalah Anchor Lee sebelum dan sesudah jatuh cinta sama Yeo Ha Jin. Bahkan nih pihak MBC yang menyiarkan drama ini selalu posting foto mereka dengan emoticon cinta biru kuning loh 💙💛💙💛

Favourite Scene

Duh gaes banyak banget scene favorit untukku yang emang bucin drama ini sih hahaha karena semua adegan emang dibikin detail dan cerita cintanya yang bertahap selalu bikin gemas. Kalau scene yang sangat favorit untukku adalah saat mereka baru pertama jadian dan jalan-jalan di bawah pohon sakura, dimana style Anchor Lee juga udah mulai berubah dari yang kemeja selalu gelap jadi pakai style unyu.

Apalagi selama ini Anchor Lee selalu diliputi cahaya temaram kan ya, ibarat waktu di bawah pohon sakura ini hidup Anchor Lee jadi lebih indah bagai sakura bermekaran, eaa Anchor Lee 💙💛💙💛

Favourite Dialogue

Dialog favorit dan yang bisa dijadiin quotes aku ambil dari akun IG catatan_kdrama ya, karena emang dua quotes itu yang jadi favoritku. 

Original Soundtrack



Soundtrack dari drama Find Me in Your Memory semua slow dan menyentuh hati karena dari genre dramanya melodrama. Berikut aku tuliskan reff original soundtrack-nya dengan bahasa Indonesia yah. 

Joo Young - Here We Are

"Kenangan ratusan musim dan puluhan ribu hari, aku tidak bisa melupakan yang mana, tanpa rasa sakit tanpa kebahagiaan, apakah kamu lupa untuk tertawa lagi...."

Lagu ini emang sering diputar jadi backsound drama dan menuju scene terakhir biasanya.

Sol Ji (EXID) - One Day

"Aku menghabiskan satu hari dengan air mata hari ini, satu tahun berlalu sejak aku menangis begitu banyak, aku masih melukis wajah samarmu, air mata yang berhenti mengalir dalam pikiran lamaku, aku tidak bisa berhenti lagi"

Nyesek banget kan, apalagi punya ingatan tajam kayak Anchor Lee ditinggalin orang-orang tersayang pasti sangat menyakitkan.


Yang Pa - A Memory In My Heart

"Jangan biarkan pergi momen itu, saat-saat hangat itu membuatku banyak tertawa dan juga menangis, ketika saling menyentuh, aku kembali padamu..."

Ini waktu Anchor Lee udah mulai cinta sama Yeo Ha Jin.

Suran - Two People

"Meskipun jalan ini terasa panjang, meskipun kau menangis karena sedih, hingga semua ini menjadi kenangan, mari kita menjadi peristirahatan satu sama lain"

Lagu ini pernah jadi soundtrack drama The Heirs, dan maknanya emang dalem banget sih. Kayak "sabar dulu aja, nanti indah pada waktunya"

Kang Seung Sik (VICTION) - White The Memory Fall A Sleep

"Sementara ingatanku menghilang, aku mendekatimu dengan hati-hati, aku ingin memberi tahumu segalanya, bahkan mengatakan bahwa aku mencintaimu"

Jeruh kan jeruuuuuuh.

Soundtrack favoritku adalah dari Joo Young, karena easy listening dan bisa untuk dibawa melamun sebelum tidur hahaha.

What I Learn


Sungguh banyak sekali hikmah yang bisa didapat dari drama ini :

Stay Positive

Hidup Yeo Ha Jin sebagai seorang artis, yang sering dihujat oleh netter, tapi dibawanya dengan santai. Bahkan Drivernya pernah melakukan satu kesalahan tapi dia masih memaafkan. Apalagi waktu Ha Jin berusaha ngedeketin Anchor Lee, wah positif sekali pikirannya, udah yakin banget kalau Anchor Lee bakalan suka sama dia. Sing penting yaqueen!!!

Jujur Walau Menyakitkan

Hiduplah dengan kejujuran. Jujur dengan perasaan sendiri. Jujur dengan kenyataan, walau dengan saudara sekalipun.

Jangan Terus Hidup di Masa Lalu

Punya cerita masa lalu menyakitkan emang sedih banget apalagi kalau punya ingatan tajam kayak Anchor Lee. Sedangkan hidup terus maju. Maka jangan terus terkenang oleh masa lalu. Maju dan beranilah.

Hubungan Take and Give

Hubungan antar karakter semua berkesinambungan dan saling mengisi. Ha Kyung sebagai adik dan manajer ingin kakaknya lebih bahagia, demikian sebaliknya. Reporter Jo selalu ada di samping Ha Kyung untuk mendukung Ha Kyung. Bagaimana sayangnya Direktur Tim TV dan anak buahnya, termasuk Anchor Lee. Yang paling aku suka juga adalah hubungan cinta yang sehat antara Anchor Lee dan Yeo Ha Jin, sebagai seorang reporter tetap menghargai pilihan pekerjaan Yeo Ha Jin sebaga artis dan mengesampingkan ego. 

Rating 

5/5

Lupakan sejenak rating rendah mereka di TV Korea. Dari sudut pandangku sebagai penonton, aku berani ngasih rating drama ini sempurna. Segi cerita, pengambilan gambar dan cahaya, alur cerita yang "tetap di tempat" nggak melebar ke mana-mana, penyelesaian akhir cerita yang adil untuk semua karakter, pesan tersirat yang ingin mereka sampaikan dan ditambah keunyuan para cast di behind the scenes sungguh membuat drama ini bener-bener keren di mataku. Cerita cinta romance tapi juga nggak overdramatic. Give applause untuk sutradara dan penulisnya serta semua staff yang bekerja keras dalam drama ini. Drama Find Me in Your Memory layak dicintai.

"Namun kini aku tau bagaimana mengukir kenangan di hatiku dan melangkah ke depan. Aku tau cara menjadikan kenangan itu menjadi indah, bukan luka" -Anchor Lee
 

0 komentar:

Posting Komentar